Perbedaan Bayi yang Diberi Susu Formula dengan Bayi yang Diberi ASI

Perbedaan Bayi yang Diberi Susu Formula dengan Bayi yang Diberi ASI

Sebagai seorang ibu, bunda harus pintar dalam menentukan pilihan untuk bayi salah satunya adalah memberikan ASI atau susu formula. Namun banyak orang mengatakan bahwa seorang ibu disarankan untuk menyusui anaknya dengan ASI selama waktu dua tahun. Namun di zaman yang serba teknologi dan modern ini banyak ibu yang memilih untuk memberikan susu formula karena alasan ibu harus bekerja atau memang ASI tidak keluar dengan lancar.

Hingga saat ini, masih sedikit bayi yang dapat meminum ASI eksklusif selama waktu 6 bulan atau ada yang tidak mendapatkan ASI sama sekali. Beberapa ibu beranggapan bahwa kualitas dari susu formula juga dapat menggantikan kualitas ASI, bahlam ada yang mutunya lebih baik daripada mutu ASI. Padahal jika bunda ketahui, ada banyak sekali kandungan ASI yang tidak bisa didapatkan dari susu formula yang dibuat dari susu sapi. Susu sapi ya memang seharusnya untuk anak sapi, meskipun susu sapi ini telah diformulasikan khusus agar dapat diminum oleh bayi amun susu formula tidak bisa seratus persen menyamai ASI.

ASI merupakan makanan terbaik dan tepat untuk bayi, meskipun saat ini telah banyak tergantikan oleh susu formula yang telah beredar dengan berbagai macam produk dan keunggulan yang ditawarkan. Ada baiknya jika bunda mengetahui apa saja kandungan yang ada pada ASI dan susu formula itu, seperti berikut :

  • Susu sapi atau susu formula memiliki kadar protein sebanya 3,4 persen lebih tinggi dari pada ASI yang hanya 0,9 persen protein
  • Susu ASI memiliki kadar laktosa yang lebih besar yakni 7 persen, sedangkan pada susu formula terdapat kadar laktosa sebesar 4,8 persen
  • Kandungan ASI lebih banyak untuk perkembangan otak sedangkan susu formula baik untuk perkembangan otot
  • ASI mengandung laktosa yang berfungsi penting untuk porses pembentukan myelin pada otak, myelin dapat berfungsi sebagai pengantar rangsangan yang diterima oleh sang bayi. Ketika sang bayi menerima rangsangan ia merasa seperti mencium bau ibu dan mendengan serta merasakan napas sang ibu
  • Kandungan protein yang banyak pada susu sapi dapat berfungsi untuk membantu pembentukan otot

Perbedaan Bayi ASI dan Susu Formula

  • Bayi yang diberikan ASI eksklusif akan memiliki IQ dan kemampuan intelektual yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan bayi susu formula contohnya pada anak yang sudah berumur 7 bulan sampai tahun pasti anak ASI semakin tinggi IQ nya.
  • Bayi yang diberikan ASI akan sanggup mengontrol jumlah atau porsi makannya sendiri,bayi yang langsung minum ASI dari payudara ibu bisa menentukan sendiri kapan ia harus berhenti minum agar tidak kekenyangan
  • Bayi susu formula memiliki 4 kali lebih besar resiko terkena beberapa penyakit seperti pneunomia, bronkhitis, demam dan juga gangguan pernafasan lain
  • Bayi dengan susu formula yang berumuran 10 hari akan 30 kali lebih berisiko terkena Neonatal Hypocalcemia, virus tersebut dapat menyebabkan sawan, kejang, dan juga ayan karena susu formula memiliki kandungan phosphate yang tinggi
  • Bayi susu formula biasanya cenderung terkena alergi, seperti alergi pada susu sapi atau susu kedelai, dan juga tinggi resiko terkena suatu gangguan pencernaan yang harus disembuhkan melalui operasi
  • Bayi ASI lebih sedikit resiko terkena diare, seperti yang kita ketahui di Indonesia diare telah banyak membunuh bayi dan anak disetiap tahunnya. ASI memiliki kandungan zat-zat bakteria baik yang berguna untuk pencernaan bayi dan dapat mengurangi bakteri penyebab diare
  • bayi yang mendapat ASI melalui payudara, dapat mengurangi resiko penyakit gigi berlubang. Karena payudara ibu semcam keran, sehingga tidak menyalip pada gigi dan langsung masuk tenggorokan. Hal ini berbeda jika bayi minum susu formula melalui botol, ASI akan mengumpul pada area gigi.
  • Kandungan zat gula yang ada pada ASI dapat mengurangi resiko infeksi pada bayi, karena otak bayi membutuhkan kadar galaktosa dan laktosa untuk proses berkembang. Laktosa juga dibutuhkan pada bakteri usus yang berfungsi untuk perkembangan tubuh.
  • Bayi yang minum ASI dapat memperoleh sel darah putih yang dapat membunuh virus dan bakteri, serta interferon merupakan protein yang dapat mengidentifikasi kehadiran virus, ASI juga mengandung Lysozyme yang daoat melawan infeksi serta masih banyak zat-zat lain yang bermafaat bagi bayi
  • ASI lebih murah dan efisien dibanding susu formula, ASI langsung diminum dari payudara ibu sedangkan susu masih harus beli, masih dipanaskan dan masih harus membeli botol.
  • Bayi yang mendapatkan ASI dapat membantu tumbuh kembang bayi agar mendapat kolesterol baik, kolesterol dapat melidungi bayi agar tidak terkena penyakit jantung ketika dewasa. Karena ASI juga mengandung tinggi kolesterol yang berfungsi baik dalam tubuh bayi untuk membangun jaringan-jaringan saraf serta otak bayi
  • Perbedaan lain yang ada dalam ASI dan susu formula adalah, ASI mengandung zat zat bologis seperti lactobacillus, sistem kekebalan, probiotik, immunologlobulin. Zat zat tersebut tidak terkandung dalam susu formula.

Bayi lahir memiliki kandungan laktosa yang tinggi yang kadang bisa menyebabkan diare, ASI juga memiliki kandungan AA dan juga DHA serta dilengkapi dengan enzim lipase yang dapat dicerna oleh tubuh bayi. Sedangkan susu formula tidak memiliki enzim lipase, namun tetap memiliki AA dan DHA. Enzim lipase yang terbentuk pada bayi itu ketika bayi berumur 6-9 bulan. Laktosa dalam ASI juga mudah diserap oleh bayi daripada laktosa yang terkandung dalam susu formula. Bayi yang tidak cocok minum susu formula biasanya akan mengalami diare.

Manfaat memberikan susu formula

  • Lebih nyaman, karena bayi yang minum susu formula tidak hanya bergantung pada ibu
  • Menjadwalkan pemberian susu lebih mudah, karena susu formula yang tidak mudah dicerna lebih cepat daripada ASI sehingga bayi tidak perlu sering minum susu terutama dalam masa bulan-bulan pertama
  • Lebih fleksibel, bunda tidak perlu sering memompa ASI sesuai dengn jadwal kerja, susu formula dapat dititipkan pada pengasuh anak ketika sedang ditinggal bekerja
  • Ibu tidak perlu khawatir tentang makanan yang dikonsumsi, karena apa yang dimakan ibu tidak berpengaruh pada tubuh bayi

Manfaat memberikan susu ASI

  • Lebih mudah dicerna oleh bayi, ASI juga dapat mengurangi resiko terkena sembelit dan juga perut kembung pada bayi
  • Kandungan nutrisi yang banyak pada ASI dapat menambah sistem kekebalan tubuh bayi dari dalam protein-protein seperti IgA dan lactoferin yang berfungsi melindungi bayi agar tidak terkena infeksi dari kuman dan bakteri, parasit maupun virus
  • Dapat meningkatkan kecerdasa anak, beberapa penelitian menyatakan bahwa bayi yang minum ASI dapat memiliki tingkat kognitif lebih tinggi dari susu formula
  • Dapat menurunkan resiko terjadinya kematian mendadak pad bayi di tahun pertama
  • Mengurangi resiko terkena penyakit di kemudian hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *