Dampak Pemberian ASI yang Diselingi Susu Formula

Dampak Pemberian ASI yang Diselingi Susu Formula

Dampak Pemberian ASI yang Diselingi Susu Formula : ASI atau air susu ibu merupakan sumber makanan yang kaya akan manfaat bagi bayi dan juga ibunya, dari umur baru lahir hingga 6 bulan namun jug baik jika diberikan sampai bayi berumur dua tahun. Tahukah bunda bahwa ASI merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi ? di zaman yang lebih modern seperti saat ini telah banyak bermunculan susu formula berbagai merek khusus untuk bayi, hal tersebut dapat menjadi solusi bagi ibu yang termasuk wanita karir. Namun ternyata ada beberapa dampak atau efek dari pemberian ASI yang juga diselingi dengan susu formula pada bayi.

Bagi para bunda yang baru pertama memiliki anak mungkin bertanya-tanya dan ragu tentang hal ini, ada yang ingin memberikan ASI eksklusif pada bayi ada juga bunda yang ingin memberikan susu formula. Keraguan ini terjadi karena bunda merasa tidak dapat memberikan ASI secara maksimal pada sang buah hati. Karena ada beberapa ibu yang mengalami kesulita dalam mengeluarkan ASI yang optimal, sehingga bunda berfikir untuk memberikan susu formula pada buah hatinya. Karena ada juga bunda yang ingin memberi susu formula karena ada harapan perkembangan yang lebih baik dari bayi jika diberikan juga susu formula.

Beberapa dokter ada yang menyatakan bahwa menyelingin ASI dengan susu formula pada bayi itu aman, namun ada juga yang berpendapat bahwa hal ini tidak disarankan sebelum bayi berumur 8 bulan, karena hal tersebut dapat mempengaruhi pasokan susu bayi dan dapat mengganggu minat bayi pada ASI maupun susu formula. Alasan paling tepat adalah penggabungan antara ASI dan susu formula harus menunggu waktu yang tepat atau ketika usia bayi sudah siap. Akan lebih baik lagi jika bunda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter agar mendapat solusi yang tepat dan tidak salah langkah

ASI sangat memberikan peran penting dalam perkembangan tubuh anak, terutama untuk perkembangan fisik dan juga tingkat kecerdasan anak. Pemberian susu formula dan juga ASI secara bergantian dapat memberikan dampak yang signifikan pada bayi. Berikut ada beberapa dampak yang bisa terjadi akibat dari pemberian ASI yang diselingi susu formula :

  • Dapat menimbulkan efek alergi pada bayi, karena tidak semua bayi dapat menerima keadaan tersebut. Setiap bayi tidak selalu cocok dengan susu formula yang diselingi dengan ASI, karena susu formula mengandung protein yang sangat tinggi
  • Perkembangan otak pada bayi justru tidak maksimal, hal ini terjadi karena tidak semua susu formula memiliki kandungan laktosa seperti yang ada dalam ASI yang kaya akan laktosa
  • Dampak lain yang bisa terjadi adalah dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan bayi seperti muntah-muntah dan diare. Seluruh zat yang terkandung dalam ASI memang cenderung diserap baik oleh sang bayi sehingga tidak akan ada masalah jika menyusui dengan ASI. Hal tersebut berbeda dengan susu formula yang memiliki kandungan yang mungkin tidak dapat diserap oleh bayi.
  • Tidak semua jenis susu formula yang kandungan nya dapat diserap dan dicerna dengan mudah oleh sang bayi, dampak salah satunya adalah organ dalam bayi bisa saja mengeras ketika mencerna susu formula contohnya saja jantung. Hal ini sangat berbeda dengan ASI yang semua kandungannya dapat diserap oleh tubuh bayi.
  • ASI mengandung jutaan sel darah putih yang hidup dan susu bunda sekali menyusui, sel darah putih tersebut akan berperan sebagai antibody yang baik untuk bayi. Meskipun susu formula juga mengandung sel darah putih namun sel darah putih tersebut dalam keadaan mati.
  • Seorang bayi yang mendapat susu ASI justru cenderung lebih aktif karena ASI mengandung karnitin yang akan berperan penting dalam proses pembentukan energi tubuh bayi.
  • Susu formula juga dapat menyebabkan gigi anak cepat berlubang. Namun jika hanya menggunakan ASI malah akan memperkuat gigi
  • ASI mengandung mineral seperti kalsium yang mungkin tidak sebanyak dalam kandungan susu formula, tetapi kandungan kalsium pada ASI ini lebih mudah diserap oleh sang bayi daripada kalsium yang ada pada susu formula
  • Bayi yang diberi ASI eksklusif oleh bunda cenderung nanti lebih suka memakan sayur mayur di awal usia balita jika dibandingkan dengan anak yang suka meminum susu formula
  • Vitamin A yang terkandung dalam ASI juga dapat membantu kesehatan mata bayi
  • Selera makan anak akan terganggu, bisa saja anak justru akan menyukai susu formula dan akan menghindari ASI atau bisa saja sebaliknya. Kondisi tersebut sangat disayangkan karena keduanya merupakan sumber nutrisi utama yang baik bagi sang anak.

Beberapa pakar berpendapat bahwa menyelingi ASI dengan susu formula merupaka hal yang masih diperbolehkan jika dilihat secara umum. Ketika bayi berumur dibawah 1 tahun sebaiknya bunda menghindarinya, karena pemberian susu formula pada bayi berumur dibawah 1 tahun tidak dianjurkan namun jika memang sang bunda memiliki masalah kesehatan atau medis yang tidak memungkinkan memberikan ASI, maka memberikan susu formula ini diperbolehkan.

Baca juga :  Perbedaan Bayi yang Diberi Susu Formula dengan Bayi yang Diberi ASI

Alasan yang diperbolehkan utnuk menyelingi ASI dengan Susu Formula

  • Ketika bunda tidak mampu menghasilkan ASI yang cukup

Sebenarnya, jika seorang ibu sering menyusui maka akan semakin banyak ASI yang dihasilkan. Jadi jika bunda kesulitan memproduksi ASI itu mungkin karena bunnda terpisah lama dengan bayi, bisa saja bayi tidak nyaman ketika sedang menyusu, atau karena bunda yang masih di rumah sakit. Hal tersebut dapat membuat persediaan ASI pada payudara bunda menjadi berkurang.

Jika bayi masih tampak lapar setelah diberikan ASI, maka hal ini memungkinkan produksi ASI ibu rendah, maka bunda dapat memompa ASI atau dapat mengkombinasikan ASI dengan susu formula, kedua susu ini dapat dicambur dalam satu botol atau secara terpisah. Berdasarkan saran dari Dr. Geraghty.

  • Ketika bunda membutuhkan waktu untuk tidur nyinyak

Beberapa ibu muda mungkin banyak yang mengalami kesulitan untuk menyesuaikan waktu yang pas untuk menyusui buah hati, terlebih ketika malam hari. Ketika malam hari, bayi akan lebh banyak menyusu dari pada siang hari. Hal tersebut akan sangat melelahkan bagi sang bunda. Padahal tidur juga merupakan hal yang penting bagi bunda untuk menjaga kesehatan mental, maka keadaan ini dapat memungkinkan untuk memberikan susu formula pada bayi. Bunda akan mempunyai waktu untuk istirahat sembari memberikan kesempatann pada pasangan agar lebih dekat dengan bayinya. Namun bayi akan lebih lama tidurnya, karena harus mencerna susu formula terlebih dahulu.

  • Tuntutan pekerjaan

Beberapa ibu memilih berhenti memberikan ASI pada sang bayi karena tuntutan pekerjaan, karena ditempat ibu bekerja tidak tersedia tempat untuk perah ASI. Sebaiknya bunnda melakukan kegiatan memerah ASI ketika malam hari sebelum tidur, karena pada saat itu tingkat produksi ASI sedang meningkat. Pada waktu pagi hari, sebelum bunda meninggalkan bayi untuk bekerja, sebaiknya memberikan ASI terlebih dahulu. Anda juga harus menyiapkan cadangan ASI di dalam kulkas rumah, jika tidak memungkinkan maka bunda diperbolehkan untuk memberikan susu formula.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *